25 Pejabat Dilantik, Bupati Fauzi Dorong Birokrasi Profesional dan Responsif

Regional :

SUMENEP – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo melantik 25 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep sebagai bagian dari upaya memperkuat kinerja organisasi perangkat daerah sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Prosesi pelantikan yang berlangsung di Pendopo Agung Keraton Sumenep itu dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta para pejabat yang dilantik.

Dalam sambutannya, Bupati Fauzi menegaskan bahwa pelantikan dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan meningkatkan efektivitas pemerintahan. Menurutnya, mutasi bukan sekadar pergantian posisi, tetapi langkah strategis untuk menghadirkan birokrasi yang profesional, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Karena itu, setiap pejabat dituntut bekerja secara profesional, memiliki integritas, serta mampu memberikan pelayanan publik yang cepat, tepat, dan berkualitas,” ujar Bupati Fauzi.

Ia meminta seluruh pejabat yang baru dilantik agar segera beradaptasi dengan lingkungan kerja masing-masing, memahami tugas dan tanggung jawab, serta membangun koordinasi yang baik dengan seluruh jajaran.

Bupati Fauzi juga mengingatkan bahwa masyarakat saat ini mengharapkan pelayanan yang semakin mudah, cepat, dan transparan. Oleh sebab itu, setiap perangkat daerah harus terus melakukan inovasi dalam penyelenggaraan pelayanan publik dengan memanfaatkan teknologi informasi dan memperkuat budaya kerja yang berorientasi pada kepuasan masyarakat.

“Kepercayaan masyarakat dibangun melalui kinerja nyata. Saya berharap seluruh pejabat mampu menghadirkan solusi atas berbagai persoalan, bekerja dengan penuh dedikasi, dan menjadikan pelayanan publik sebagai prioritas utama,” katanya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi antarperangkat daerah dalam mendukung keberhasilan program pembangunan Kabupaten Sumenep. Menurutnya, tantangan pembangunan tidak dapat diselesaikan secara parsial, melainkan membutuhkan sinergi lintas sektor agar setiap program berjalan efektif dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Bupati Fauzi juga mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk menjaga integritas, disiplin, dan loyalitas terhadap tugas serta mengedepankan prinsip akuntabilitas dalam setiap pelaksanaan program pemerintahan.

“Saya ingin birokrasi di Kabupaten Sumenep menjadi birokrasi yang melayani, bukan dilayani. Jadikan jabatan ini sebagai kesempatan untuk memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.

Melalui pelantikan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap mampu memperkuat tata kelola pemerintahan yang efektif, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mempercepat terwujudnya pembangunan daerah yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

 

Yuk Share

Berita Lainnya