DPRD Sumenep Ingatkan Pengelola MBG, Agar Tetap Menjaga Kualitas Gizi

Trending
SUMENEP-terasindo.co.id- Sebuah unggahan video di akun TikTok @user538507528509 dan @asro831 yang ditujukan kepada seseorang telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga,karena video tersebut menyertakan nama desa Ambunten Barat.
Saya, Moh Ali Hasan, selaku pembina pemuda Ambunten Barat, menyatakan sangat tidak terima terhadap hal tersebut, mengingat isu dalam video tidak mewakili kondisi atau pandangan masyarakat desa secara keseluruhan.
Menurut informasi yang didapat, video tersebut telah beredar di platform TikTok sejak 05 Desember 2025 dan secara tidak sengaja mengaitkan nama desa dengan masalah yang sebetulnya hanya melibatkan individu tertentu.
Hal ini berpotensi menimbulkan kesalahpahaman terhadap warga Ambunten Barat dan merusak citra desa yang selama ini terbentuk.
Sebagai pembina pemuda, saya merasa bertanggung jawab untuk melindungi nama baik desa dan komunitas. Penggunaan nama desa dalam video yang mengandung unsur kesalahpahaman ini dapat dianggap melanggar Pasal 27 ayat (3) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), yang mengatur tentang penyebaran informasi yang menyesatkan atau merusak nama baik orang atau lembaga.
Oleh karena itu, saya memberikan waktu 2×24 jam (total 48 jam) mulai dari tanggal berita ini di muat (11 Desember 2025, pukul 15.00 WIB) kepada pemilik akun TikTok @user538507528509 dan @asro831 yang mengunggah video tersebut untuk minta maaf secara resmi melalui akun masing-masing dan menghapus unggahan tersebut.
Jika tidak dilakukan dalam jangka waktu tersebut, saya sebagai pembina pemuda Ambunten Barat akan mengajak warga untuk menempuh jalur hukum yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Saya juga mengajak warga untuk tidak terlibat menyebarkan video tersebut dan lebih cermat dalam mengolah informasi di media sosial. Selain itu
saya akan berkoordinasi dengan kepala desa dan pihak terkait untuk mencari solusi dan mencegah terjadinya hal serupa di masa depan.
Kita harus menyadari bahwa setiap unggahan di media sosial memiliki dampak yang luas, terutama jika melibatkan identitas kelompok atau tempat tinggal.
Harapannya, pemilik kedua akun segera menindaklanjuti permintaan ini agar masalah tidak membesar dan kita bisa menjaga keharmonisan serta citra positif desa Ambunten Barat.