Janji MBG Merata, Realita di Desa Ambunten Barat : Belum Ada Dapur Yang Beroperasi

Trending

AMBUNTEN, SUMENEP – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang-gadang pemerintah sebagai program prioritas nasional, ternyata belum merata dirasakan. Salah satunya di SDN Ambunten Barat III Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep.
Hingga pertengahan September 2026, ratusan siswa di sekolah tersebut mengaku belum pernah sekalipun menerima paket MBG. Padahal sekolah-sekolah lain di Kecamatan Kota dan sekitarnya sudah berjalan sejak awal tahun.
“Anak saya sering tanya, ‘kok sekolah lain dapat makan gratis, kita tidak?’. Kami sebagai wali murid hanya bisa bilang sabar,” ujar Reka Yunita, wali murid kelas I
Kepala Sekolah SDN Ambunten Barat III, Frida Hermawati, S.E. membenarkan bahwa sekolahnya belum masuk dalam daftar penerima MBG. Pihaknya sudah melakukan pendataan jumlah siswa dan mengusulkan melalui Korwil Pendidikan.
“Kami sudah usulkan data siswa sebanyak dua Kali anak lengkap dengan NIK sejak. Katanya menunggu pembangunan SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) terdekat dan verifikasi. Sampai sekarang belum ada kejelasan kapan,” katanya saat ditemui, Rabu (17/9/2026
Menurutnya, belum adanya SPPG yang menjangkau wilayah Ambunten menjadi kendala utama. Jarak dapur MBG terdekat yang ada di [Kota Sumenep/Bluto] dianggap terlalu jauh untuk distribusi harian.
Sementara itu, para siswa mengaku kecewa. Mereka berharap bisa merasakan manfaat MBG seperti yang dilihat di televisi.
“Teman saya di sekolah lain dapat ayam, susu, buah. Kami di sini masih bawa bekal sendiri,” kata salah seorang siswa kelas 1.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Koordinator SPPG Kabupaten Sumenep belum memberikan keterangan resmi terkait jadwal perluasan jangkauan MBG ke wilayah Ambunten.












