Cuaca Mulai Bersahabat, DKPP Prediksi Areal Tembakau Sumenep Kembali Meluas

Trending

SUMENEP – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKP) Kabupaten Sumenep menyebut para petani di wilayahnya hingga pertengahan Juli 2026 masih terhindar dari ancaman gagal panen, meski pemerintah telah menetapkan status siaga kemarau.
Kepala DKP Sumenep, Chainur Rasyid, mengatakan kondisi cuaca di sejumlah wilayah masih cukup mendukung aktivitas pertanian. Meskipun telah memasuki musim kemarau, hujan dengan intensitas ringan masih turun di beberapa daerah sehingga kebutuhan air tanaman tetap dapat terpenuhi.
“Alhamdulillah, sampai saat ini petani di Sumenep masih terhindar dari gagal panen. Kondisi cuaca masih cukup bersahabat karena sesekali hujan masih turun,” ujar Chainur,
Menurutnya, musim kemarau tahun ini justru membawa keuntungan bagi sebagian petani, khususnya petani tembakau. Di wilayah Madura, termasuk Kabupaten Sumenep, kemarau menjadi musim yang dinantikan karena merupakan waktu yang ideal untuk membudidayakan komoditas tersebut.
Meski demikian, DKP tetap mengimbau para petani untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kekeringan apabila curah hujan mulai menurun secara signifikan dalam beberapa pekan ke depan. Petani juga diminta memanfaatkan sumber air yang tersedia secara efisien dan mengikuti pola tanam yang disesuaikan dengan kondisi cuaca.
Selain melakukan pemantauan lapangan, DKP terus berkoordinasi dengan berbagai pihak guna memastikan kebutuhan petani, mulai dari ketersediaan air hingga sarana produksi pertanian, tetap terpenuhi selama musim kemarau berlangsung.
Pemerintah daerah berharap kondisi cuaca yang masih relatif mendukung dapat terus bertahan sehingga produktivitas pertanian tetap terjaga dan hasil panen petani tidak terdampak oleh musim kemarau. Langkah antisipatif juga terus dilakukan untuk meminimalkan risiko kerugian apabila terjadi perubahan cuaca secara ekstrem.