
Trending

SUMENEP – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menjadi narasumber utama dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Sumenep memperingati Hari Jadi ke-757, Sabtu (31/10/2026).
Dalam sidang paripurna di Graha Paripurna DPRD itu, Bupati Fauzi menyampaikan pidato sambutan sepenuhnya menggunakan Bahasa Madura.
“Ini bentuk penghormatan terhadap identitas dan warisan budaya kita,” kata Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo dalam pidatonya.
Kepada wartawan usai paripurna, Bupati Fauzi menegaskan peringatan hari jadi bukan sekadar seremoni usia.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Sumenep, saya menyampaikan selamat Hari Jadi ke-757 kepada seluruh masyarakat, baik yang di daratan maupun kepulauan,” ujar Bupati Fauzi.
“Semoga dengan bertambahnya usia, Kabupaten Sumenep menjadikan masyarakat semakin maju dan sejahtera,” ucapnya dalam Bahasa Madura.
Bupati Fauzi menjelaskan, tahun ini Pemkab mengusung tema “Songennep Jaja Rajja”.
“Tema ini mencerminkan tekad kita untuk memperkuat persatuan, merawat warisan budaya luhur, dan mendorong kesejahteraan bersama,” kata Bupati.
Paparan Bupati Soal Capaian Pembangunan
Sebagai narasumber, Bupati Fauzi memaparkan capaian makro pembangunan berdasarkan RPJMD 2025-2029.
Bupati menyebut, sepanjang 2026 Pemkab Sumenep telah meraih 16 penghargaan regional dan nasional.
“Kami masuk dalam 125 event terpilih Karisma Event Nusantara (KEN) 2026. Selain itu, kami meraih Wilwatikta Awards 2026 dalam enam kategori,” ungkap Bupati Fauzi.
Keenam kategori tersebut adalah Kedaulatan Pangan, Pembangunan Manusia dan Kesejahteraan Sosial, Pengembangan Pariwisata, Pengentasan Kemiskinan, Lompatan Pertumbuhan Ekonomi, dan Kesetaraan Gender.
Di bidang tata kelola keuangan, Bupati menegaskan Pemkab mempertahankan opini WTP.
“Kami mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI selama sembilan tahun berturut-turut,” tegasnya.
Bupati juga memaparkan data indikator pembangunan:
“IPM kita meningkat dari 69,78 pada 2024 menjadi 70,54 pada 2025. Pertumbuhan ekonomi naik dari 3,77 persen menjadi 4,85 persen,” papar Bupati Fauzi.
“Persentase penduduk miskin turun dari 17,78 persen menjadi 17,02 persen, berkurang 7.940 jiwa. TPT turun dari 1,69 persen menjadi 1,64 persen, ketiga terendah di Jatim,” lanjutnya.
Sementara pendapatan per kapita, kata Bupati, naik dari Rp39.215.000 menjadi Rp42.090.000.
Untuk reformasi birokrasi, Bupati menyebut SAKIP 2025 kategori BB dengan skor 72,33 dan Indeks Reformasi Birokrasi (IRB) meningkat dari 78,76 menjadi 80,78 dengan predikat BB.
Harapan Bupati di Usia 757 Tahun
Di akhir pidato, Bupati Fauzi menyampaikan apresiasi kepada DPRD, Forkopimda, TNI-Polri, dan seluruh elemen masyarakat.
“Selamat Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep 2026. Dengan semangat Bismillah Melayani, kita berjuang bersama menuju Sumenep Unggul, Mandiri dan Sejahtera,” pungkas Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo.






