Camat Rubaru Sumenep, Tabrani Himbau BPD Desa Harus Siap Hadapi Pilkades Serentak 2027

Trending

SUMENEP – Camat Rubaru, Tabrani, S.P., menghimbau seluruh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kecamatan Rubaru untuk mulai mempersiapkan diri menghadapi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2027.
Himbauan tersebut disampaikan Tabrani saat di wawancarai oleh tim media ini di Pendopo Kecamatan Rubaru, Selasa (7/10/2026).
Menurut Tabrani, BPD memiliki peran vital dan strategis dalam setiap tahapan Pilkades. Mulai dari pembentukan panitia, penjaringan bakal calon, hingga menjaga kondusivitas di tingkat desa.
“BPD adalah garda terdepan demokrasi desa. Saya minta semua BPD di 11 desa se-Rubaru untuk tidak lengah, mulai sekarang harus paham regulasi dan siap secara mental,” tegas Tabrani.
Himbauan Camat Rubaru ini sejalan dengan agenda besar Pemerintah Kabupaten Sumenep. Pemkab telah menyiapkan Pilkades pada tahun 2027
Pemkab juga mendorong penguatan kapasitas BPD. Momentum Halal Bihalal PABPDSI Kabupaten Sumenep beberapa waktu lalu memang sengaja dimanfaatkan untuk memperkuat kapasitas anggota BPD dalam menghadapi Pilkades serentak 2027.
Tabrani menekankan tiga poin utama untuk BPD:
1. Integritas Panitia Harga Mati
BPD harus memastikan panitia Pilkades yang dibentuk adalah orang-orang yang berintegritas, netral, dan tidak berpihak kepada calon tertentu.
2. Pahami Regulasi Baru
Saat ini regulasi teknis masih menunggu Peraturan Pemerintah (PP) baru sebagai turunan UU Desa terbaru dan Peraturan Bupati (Perbup) Sumenep. BPD diminta aktif mengikuti sosialisasi yang akan digelar DPMD.
3. Jaga Kondusivitas
Pilkades serentak di Kabupaten Sumenep sendiri direncanakan berlangsung pada Oktober hingga November 2027. Kondusivitas harus dibangun dari sekarang agar pelaksanaan berjalan lancar, aman, dan damai.
“Saya tidak mau ada gejolak karena BPD tidak siap. Mulai dari pendataan pemilih, administrasi, sampai menjaga netralitas, semua harus dipersiapkan dari sekarang,” pungkas Tabrani.
Pilkades 2027 di Sumenep nantinya juga diarahkan menggunakan sistem e-Voting untuk desa-desa yang siap secara teknologi dan SDM.












