Geger! Kejari Sumenep Dilaporkan ke Polresta, Diduga Rekayasa Bukti Audit Dana Desa Miliaran

Trending

Oleh: Ali Hasan Tokoh Masyarakat Ambunten
Sebagai warga Sumenep, saya harus menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolres Sumenep beserta jajaran Satresnarkoba yang telah berhasil mengungkap dan menangkap oknum Kepala Desa yang terlibat kasus sabu-sabu.
Ini bukan kasus biasa. Ini adalah tamparan keras bagi kita semua.
Kepala Desa adalah figur sentral di Sumenep. Di budaya kita, Kades itu adalah pangarep – orang yang dituakan, yang menjadi contoh, yang kata-katanya didengar di masjid, di balai desa, sampai di sawah. Masyarakat menitipkan kepercayaan, anggaran miliaran dari Dana Desa, dan masa depan anak-anak desa kepada seorang Kades.
Jika seorang Kades saja berani bermain dengan sabu-sabu, apa yang bisa kita harapkan untuk generasi muda di desanya? Bagaimana kita mau perang melawan narkoba kalau pengedar dan pemakainya justru ada di kantor yang seharusnya jadi benteng moral desa?
Karena itu, penangkapan ini adalah pesan yang sangat jelas dari Kepolisian: Hukum tidak pandang jabatan. Di mata hukum, Kades dan warga biasa sama. Jika melanggar narkoba, pasti ditindak.
Langkah tegas Polres Sumenep ini menyelamatkan dua hal:
Pertama, menyelamatkan marwah desa. Dengan ditangkapnya oknum tersebut, desa bisa segera dibersihkan. Pemerintahan desa bisa kembali ke jalur yang benar tanpa dibayangi pengaruh narkoba.
Kedua, menyelamatkan generasi muda Sumenep. Sumenep dengan 126 pulaunya adalah wilayah yang rawan menjadi jalur peredaran. Jika bandar melihat aparat berani menangkap Kades, mereka akan berpikir seribu kali untuk masuk ke Sumenep.
Saya mengajak seluruh tokoh masyarakat, tokoh agama, dan pemuda di Sumenep untuk tidak diam. Mari kita dukung penuh Polres Sumenep. Jangan beri ruang, jangan beri ampun untuk narkoba.
Dan kepada Bupati Sumenep dan Dinas PMD, saya berharap ada evaluasi total. Perlu ada tes urine rutin untuk semua Kepala Desa dan perangkat desa di Kabupaten Sumenep. Jabatan publik harus bersih dari narkoba. Itu harga mati.
Sekali lagi, terima kasih Polres Sumenep. Anda telah menunjukkan bahwa di Sumenep, tidak ada yang kebal hukum. Kepolisian telah bekerja untuk rakyat, dan rakyat Sumenep berdiri di belakang kepolisian dalam perang melawan narkoba.
Sumenep Bersih Narkoba, Desa Kuat, Masyarakat Selamat.






