DPRD Sumenep Ingatkan Pengelola MBG, Agar Tetap Menjaga Kualitas Gizi

Trending
SUMENEP – Anggota Komisi II DPRD Sumenep, Abd. Rahmani, menegaskan bahwa makna kepahlawanan tidak harus selalu diidentikkan dengan perjuangan bersenjata. Di era sekarang, kata dia, semangat pahlawan justru diuji melalui ketekunan, kejujuran, dan kerja keras menghadapi tantangan hidup.
Menurutnya, masyarakat hari ini memiliki medan perjuangan yang berbeda. Jika dulu musuhnya penjajahan, kini perjuangan terbesar adalah melawan kemiskinan, kebodohan, dan ketimpangan sosial.
“Pahlawan masa kini adalah mereka yang berani bertahan dan terus berjuang dalam situasi sulit,” ujarnya.
Rahman menilai, banyak masyarakat Sumenep yang sebenarnya sudah menunjukkan semangat kepahlawanan itu tanpa disadari. Petani yang tetap mengolah sawah meski biaya produksi tinggi, nelayan yang terus melaut di tengah ketidakpastian cuaca, hingga pelaku UMKM yang berjuang mempertahankan usaha mereka di tengah gempuran ekonomi.
“Orang-orang itu tidak tampil di televisi, tidak disebut dalam sejarah, tapi mereka adalah pahlawan yang nyata,” tegas politisi asal Dapil III itu.
Dia mengatakan, semangat kepahlawanan tidak cukup hanya dikenang dalam upacara atau slogan, melainkan harus hidup dalam tindakan sehari-hari. Sikap jujur, disiplin, dan tanggung jawab terhadap pekerjaan menjadi bentuk pengabdian yang sesungguhnya.
Menurut Rahman, nilai perjuangan yang diwariskan para pahlawan bisa menjadi energi moral untuk membangun daerah. Terutama bagi generasi muda, ia berharap semangat juang itu diwujudkan lewat inovasi, pendidikan, dan kreativitas yang berpihak pada kepentingan masyarakat.
“Anak muda jangan apatis. Kalau mereka punya semangat juang seperti para pahlawan, Sumenep ini akan cepat maju,” katanya.
Rahman juga menyoroti pentingnya pemerintah daerah memperkuat keberpihakan terhadap rakyat kecil. Menurutnya, semangat kepahlawanan harus tercermin dalam setiap kebijakan publik yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
“Jangan biarkan rakyat berjuang sendirian. Pahlawan sejati itu yang mampu membuat kebijakan untuk kepentingan bersama,” ucapnya menambahkan.
Dia menutup dengan pesan agar masyarakat Sumenep menjadikan Hari Pahlawan sebagai momentum memperbarui tekad untuk terus berjuang. “Perjuangan tidak pernah selesai. Selama masih ada ketimpangan, masih ada kemiskinan, kita semua punya tanggung jawab untuk berbuat,” tandasnya.
10 .November .2025
Dayat pocro Guno 86