DPRD Sumenep Ingatkan Pengelola MBG, Agar Tetap Menjaga Kualitas Gizi

Trending
SUMENEP, terasindo.co.id – keberadaan pelampung yang membentang ditengah laut tepatnya depan pulau Sapeken yang diduga budidaya mutiara, keberadaan pelampung tersebut misterius, pasalnya tidak memiliki izin dari desa setempat
Secara letak geografis keberadaan pelampung tersebut masuk pada wilayah desa Sapeken kecamatan Sapeken
Meski begitu, Joni sebagai kepala desa saat dikonfirmasi mengaku tidak tau siapa yang pasang siapa pemiliknya, dan dari perusahaan apa “kalau menginformasikan kepada desa otomotis saya tau siapa pemiliknya, dari perusahaan apa, karena ini tiba-tiba ada tanpa izin ke desa jadi, saya tidak tahu”, ujarnya
Usaha apapun warganya selama itu baik dan tidak menggangu pasti dirinya sebagai kades akan selalu mendukung “saya selalu mendukung usaha warga saya selama itu baik, yang penting tetap dalam undang-undang desa,” tegasnya
Berdasarkan pantauan media ini, pelampung tersebut sudah tidak ada atau dipindah ke tempat lain “barusan kami lewat sepulang dari nangkap ikan pelampungnya sudah tidak ada, mungkin sudah dipindah ke tempat lain” ujar immung pada media ini
Menurutnya jalur yang biasa di lalui kini kembali normal lagi seperti biasa tidak mutar karena pelampungnya sudah tidak ada “sekarang kita tidak perlu mutar ke timur lagi atau ke barat pulau bangkau karena sudah tidak ada pelampung yang membentang” terangnya
Meski begitu publik tetap meminta kepada penegak hukum (APH) untuk terus menyelidiki, terkait legalitas usahanya, agar supaya standar pengawasan lebih baik, masyarakat juga berharap kepada Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep Agustiono Sulasno agar memperketat perizinan budidaya apapun agar supaya tidak terjadi apa yang tidak diinginkan masyarakat