PETANI SUMENEP SAMBUT BAIK DISTRIBUSI PUPUK LEWAT KOPDES MERAH PUTIH

Trending

SUMENEP – Keluhan kelangkaan pupuk bersubsidi yang bertahun-tahun dirasakan petani di Kabupaten Sumenep diharapkan berakhir dengan kebijakan baru pemerintah. Penyaluran pupuk langsung dari pabrik ke Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih disambut antusias petani.
Selama ini, petani di sejumlah kecamatan seperti Bluto, Rubaru, hingga kepulauan Kangean dan Sapeken kerap mengeluhkan sulitnya mendapat pupuk urea dan ZA saat musim tanam. Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep sendiri menyebut persoalan bukan langka, tapi alokasi yang kurang dari usulan RDKK.
Kini pemerintah memangkas rantai distribusi. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menginstruksikan pupuk subsidi disalurkan lewat Kopdes Merah Putih agar lebih dekat dengan petani.
Petani asal Rubaru, Ali Hasan, mengaku kebijakan ini adalah jawaban yang ditunggu-tunggu.
“Petani Sumenep itu sering menjerit karena pupuk langka. Kami sudah sering mengeluh ke mana-mana. Harga non-subsidi mahal sekali, tidak terjangkau. Kalau sekarang ada di Kopdes, ini sangat bagus,” ujar Ali Hasan.
Menurut Ali, jika pupuk tersedia di Kopdes di desanya sendiri, petani tidak perlu lagi bergantung pada pengecer yang jauh dan tidak pasti stoknya.
“Dulu kami harus ke kios di kecamatan, kadang sudah habis. Kalau di Kopdes, milik desa, dikelola desa. Lebih transparan. Kami dukung penuh pemerintah,” katanya.
Ali Hasan menambahkan, 18 kelompok tani di Sumenep sebelumnya telah mendorong pendataan E-RDKK sejak awal agar distribusi tepat sasaran. Dengan adanya Kopdes Merah Putih sebagai penyalur resmi, ia yakin pendataan dan penyaluran akan lebih akurat.
“Kami minta DKPP Sumenep dan PT Pupuk Indonesia benar-benar kawal sampai ke Kopdes Rubaru. Jangan sampai di atas katanya ada, di bawah tetap langka. Petani Sumenep butuh kepastian untuk tanam,” tegasnya.
Pemerintah menargetkan 35.862 Kopdes Merah Putih beroperasi hingga akhir 2026 sebagai sentra penyaluran pupuk, LPG 3 Kg, beras SPHP hingga bansos.












