Atasi Kekeringan, BPBD Sumenep Kirim Tandon Air ke Kepulauan Sapeken

SUMENEP – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep menyalurkan bantuan sarana air berupa tandon ke wilayah kepulauan khususnya Pulau saebus untuk mengatasi krisis air bersih akibat kemarau panjang.

Ke kepulauan ke Kecamatan Sapeken yang menjadi salah satu wilayah terdampak kekeringan di kepulauan Sumenep.

Camat Sapeken, Hamka, S.Pi., M.AP membenarkan penyaluran tersebut. Ia menyebut bantuan tandon sangat dibutuhkan warga karena Sumur yang menjadi sumber air di sejumlah pulau mulai mengering.

“Benar, BPBD Sumenep telah mengirimkan bantuan tandon air untuk warga di Kepulauan Sapeken. Ini sangat membantu, karena beberapa desa di kepulauan kami sudah kesulitan air bersih akibat kemarau yang cukup panjang,” kata Hamka saat dikonfirmasi, Minggu (19/10/2026).

Menurut Hamka, bantuan tandon akan digunakan oleh warga pulau saebus yang masuk kategori kering dan sangat membutuhkan sarana penampungan air.

“Kebutuhan warga bukan hanya airnya saja, tapi juga tempat penampungannya. Dengan adanya tandon ini, distribusi air dari sumur bisa ditampung dan tidak langsung habis, sehingga bisa dimanfaatkan lebih lama untuk kebutuhan rumah tangga,” jelasnya.

Ia menambahkan, pendistribusian dilakukan secara gotong royong melibatkan pemerintah kecamatan, dan masyarakat untuk memastikan bantuan sampai ke wilayah yang sulit diakses.

Sebelumnya, BPBD Sumenep bersama Baznas memang memprioritaskan penyaluran sarana pendukung air bersih seperti tandon dan jeriken untuk wilayah kepulauan, karena pengiriman air dengan truk tangki tidak memungkinkan dan harus menggunakan transportasi laut.

Hamka berharap, bantuan tandon ini bisa mengurangi beban warga dan menjaga ketersediaan air untuk kebutuhan minum, memasak, dan sanitasi selama musim kemarau masih berlangsung.

Yuk Share

Berita Lainnya