Ketika Penis Patung Lebih Berguna daripada Pena Wartawan

Oleh: Fauzi As Di negeri ini, pers dulunya adalah mimbar suci, tempat rakyat menitip harapan agar suara mereka tak ditelan gaduh kekuasaan. Tapi kini, mimbar itu lebih mirip becak tua: muatannya penuh iklan proyek, bannya kempes, dan penariknya ngopi di warung sambil mengeluh belum dapat setoran. Lahirnya media online yang seperti cendawan di musim hujan, […]