
Trending
SUMENEP – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian DKPP Kabupaten Sumenep mencatat peningkatan minat masyarakat untuk terjun ke sektor pertanian. Tren positif ini membuat DKPP optimis luas lahan tanaman tembakau di Sumenep akan bertambah pada musim tanam 2026.
Kepala DKPP Sumenep Chainur Rasyid mengatakan, dari hasil pendataan kelompok tani di 27 kecamatan, jumlah petani muda yang mendaftar sebagai anggota kelompok tani kian naik
“Animo anak muda bertani sekarang mulai tumbuh. Banyak yang melihat pertanian itu punya masa depan, apalagi didukung teknologi dan harga komoditas yang stabil. Ini modal bagus untuk perluasan lahan,” ujar Chainur
Berdasarkan data DKPP, luas lahan tembakau di Kabupaten Sumenep pada 2024 mencapai sekitar 18.000 hektare. Namun, angka tersebut menurun menjadi sekitar 14.000 hektare pada 2025.
“Mudah-mudahan tahun ini bisa naik lagi karena potensi lahan cukup banyak, terutama di kawasan pegunungan dan wilayah tegal,” kata pria yang akrab disapa Inung itu.
Dia menjelaskan, hasil koordinasi dengan para penyuluh pertanian di sejumlah kecamatan menunjukkan sebagian petani telah memulai tahapan awal musim tanam dengan melakukan penyemaian benih tembakau.
“Kami sudah siapkan bimbingan teknis, benih unggul, dan skema asuransi pertanian. Kalau petani yakin, lahan pasti meluas. Tembakau Sumenep kualitasnya sudah diakui pasar, jadi tinggal jaga produktivitasnya,” jelas Chainur.
Dinas pertanian Sumenep berharap musim kemarau tahun ini berjalan denga normal,supaya tembakau yang dihasilkan kualitasnya bagus,dipasaran
“Tentunya kami dan para petani cuaca mendukung dan bersahabat biar hasilnya bagus dipasaran”harapnya