Blunder! Ditanya Pamflet Menu MBG, Kepala SPPG Moh. Fadil Jawab: “Cek Akun Mas”

Trending

SUMENEP, Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Sumenep menyiapkan strategi baru dalam pembinaan sepak bola daerah. Melalui gelaran Piala AF Sport U-17 2026, Disbudporapar membidik pemain muda berbakat untuk diproyeksikan berlaga di Liga 4 Indonesia.
Kompetisi Piala AF Sport U-17 sendiri akan digelar di Stadion Ahmad Yani Sumenep mulai 10 Oktober hingga akhir Oktober 2026. Turnamen ini mempertemukan klub-klub dan SSB se-Kabupaten Sumenep, dari wilayah daratan hingga kepulauan.
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa Piala AF Sport U-17 bukan sekadar turnamen seremonial, melainkan menjadi instrumen resmi seleksi daerah menuju kompetisi berjenjang PSSI.
“Kami ingin Liga 4 nanti diisi oleh anak-anak Sumenep sendiri. Bukan pemain dari luar. Makanya saya perintahkan Disbudporapar untuk menjadikan Piala AF Sport U-17 ini sebagai laboratorium talenta,” ujar Bupati Achmad Fauzi saat ditemui di Pendopo Keraton Sumenep, Selasa (14/10/2026).
Menurut Bupati yang akrab disapa Fauzi itu, format baru Liga 4 yang memperebutkan Piala Bupati di tingkat kabupaten/kota adalah panggung ideal untuk mengukur kematangan pembinaan usia muda.
“Selama ini banyak bibit unggul kita yang tercecer. Ada yang di Kangean, ada di Masalembu, di Sapeken, di Lenteng, di Kota. Mereka punya skill, tapi tidak ada wadah yang mengkurasi. Piala AF Sport U-17 ini kita jadikan wadah kurasi itu,” tegasnya.
Bupati Fauzi menambahkan, ia telah memberikan arahan khusus kepada Kepala Disbudporapar yang baru untuk fokus pada peningkatan kualitas atlet dan tidak menganaktirikan atlet kepulauan.
“Saya berharap dengan pembinaan yang serius, bibit-bibit muda berpotensi kita bisa berkiprah di ajang regional, nasional, bahkan internasional. Sektor olahraga menjadi perhatian serius Pemkab Sumenep. Liga 4 adalah pintu masuknya,” kata Bupati.












