BPRS Bhakti Sumekar Perkuat Dukungan Pendidikan di Sumenep Lewat Layanan Keuangan Syariah Inklusif

Trending
SUMENEP – PT BPRS Bhakti Sumekar (Perseroda), bank milik Pemerintah Kabupaten Sumenep, terus memperkuat komitmen mendukung kemajuan dunia pendidikan daerah melalui perluasan akses dan layanan keuangan syariah yang inklusif, terjangkau, dan berbasis edukasi sepanjang tahun 2026. Langkah ini menjadi bagian utama dari tiga program prioritas: literasi keuangan, transformasi layanan digital, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Fokus Utama Program Jangkauan Luas ke Lembaga Pendidikan,ini menargetkan layanan dan edukasi keuangan syariah sekolah mulai tingkat dasar hingga menengah di seluruh wilayah Sumenep. Program ini tidak hanya mengenalkan produk perbankan, tetapi mengajarkan pengelolaan uang, kebiasaan menabung, serta pemahaman prinsip ekonomi syariah sejak usia dini. Tujuannya membangun generasi muda yang mandiri secara finansial dan paham nilai keuangan yang halal dan bermanfaat.
Inovasi Layanan Digital dengan Aplikasi BBS Sekolah Sebagai terobosan baru, BPRS Bhakti Sumekar meluncurkan aplikasi BBS Sekolah, sistem tabungan pelajar berbasis teknologi QRIS. Layanan ini menggantikan pengelolaan manual yang seringkali rumit, menjadi lebih aman, praktis, transparan, dan terintegrasi langsung dengan rekening bank. Aplikasi ini juga mendukung program nasional Satu Rekening Satu Pelajar, memudahkan transaksi, pengecekan saldo, serta menjadi sarana pembelajaran langsung tentang cara kerja sistem keuangan modern yang sesuai syariah.
Dukungan Nyata dan Kolaborasi Selain layanan perbankan, dukungan diberikan melalui bantuan fasilitas pendidikan seperti buku bacaan, perlengkapan perpustakaan, dan kerja sama resmi dengan sekolah-sekolah. Contohnya, penyerahan sumbangan buku dan perlengkapan belajar di SDN Pajagalan II sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap peningkatan kualitas literasi dan sarana pendidikan di desa-desa.
Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar, menyatakan: “Kami ingin layanan keuangan syariah tidak hanya ada di kantor bank, tapi masuk ke ruang kelas. Jika budaya menabung dan pengelolaan keuangan yang benar ditanamkan sejak sekolah, Sumenep akan memiliki generasi yang siap menghadapi tantangan ekonomi masa depan dengan cara yang baik dan halal.”
Melalui langkah ini, BPRS Bhakti Sumekar menegaskan perannya bukan sekadar lembaga pembiayaan, tetapi mitra strategis dunia pendidikan dalam membangun fondasi ekonomi daerah yang kuat, berkelanjutan, dan berlandaskan nilai-nilai syariah.
Menurutnya untuk kabuppaten sumenep progresnya bagus terus setiap tahun Lebih lanjut,penekankan program tersebut menjadi sistem tata kelola pendidikan, terutama dalam aspek transparansi dan akuntabilitas.
“Sistem tata kelola pendidikan yang berorientasi pada peningkatan mutu harus dijalankan sesuai regulasi dan prinsip transparansi,” pungkasnya.