Perkuat Transparansi Pengadaan, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Gandeng Awak Media Sosialisasikan E-Katalog

Regional :

Direktur RSUD Sumenep dr. Erliyati saat memberikan paparan dalam sosialisasi E-Katalog bersama insan pers

SUMENEP – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep menggelar sosialisasi penggunaan sistem E-Katalog kepada awak media sebagai upaya memperkuat transparansi dalam proses pengadaan barang dan jasa di lingkungan rumah sakit.

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan RSUD tersebut dihadiri oleh manajemen rumah sakit serta sejumlah jurnalis dari berbagai media di Kabupaten Sumenep. Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman mengenai mekanisme pengadaan melalui E-Katalog yang dinilai lebih transparan, efisien, dan akuntabel.

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep menyampaikan bahwa penerapan E-Katalog merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang baik, khususnya dalam pengelolaan anggaran dan pengadaan kebutuhan rumah sakit.

“Melalui E-Katalog, proses pengadaan dapat dilakukan secara terbuka dan terpantau. Hal ini penting untuk memastikan bahwa setiap pengadaan barang dan jasa dilakukan sesuai aturan serta menghindari potensi penyimpangan,” ujarnya.

Selain itu, keterlibatan awak media dalam kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman publik mengenai sistem pengadaan yang digunakan oleh RSUD. Media juga diharapkan dapat berperan dalam menyampaikan informasi yang transparan kepada masyarakat.

Dalam sesi sosialisasi, pihak rumah sakit memaparkan mekanisme penggunaan E-Katalog, mulai dari proses pemilihan produk, penyesuaian kebutuhan, hingga tahapan transaksi pengadaan yang dilakukan secara digital melalui sistem yang telah disediakan oleh pemerintah.

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep menegaskan bahwa penggunaan E-Katalog tidak hanya meningkatkan efisiensi pengadaan, tetapi juga memperkuat akuntabilitas serta meminimalkan praktik yang tidak sesuai dengan ketentuan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara institusi kesehatan dan awak media dapat terus terjalin, sekaligus mendukung terciptanya pelayanan kesehatan yang lebih transparan dan profesional bagi masyarakat.

Yuk Share

Berita Lainnya