
Trending
SUMENEP,terasindo.co.id – Dugaan ketidak sesuaian menu dalam program makan bergizi gratis (MBG) di Kecamatan Sapeken kabupaten Sumenep kian menjadi perbincangan
Program prioritas nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto tersebut dinilai tidak berjalan sesuai harapan di lapangan, khususnya terkait kualitas dan nilai gizi menu yang diterima penerima manfaat
Berdasarkan penelusuran tim media terasindo menerima informasi mengenai distribusi menu MBG yang disajikan kepada sekolah di sekitar desa Sapeken oleh satuan pelayanan pemenuhan gizi (sppg) di wilayah pulau Sapeken
Wali murid menyampaikan bahwa Salah satu menu MBG yang didistribusikan kepada sekolah hanya terdiri telur satu yang dibelah dua kemudian di kasi sambal,tahu yang dipotong tiga kecil,Nasik dan sayur wortel di tambah semangka dua potong kecil dan tanpa daging
“Bettul MBG nya tidak ada lauk daging nya hanya telur ada sambal sama tiga potongan tahu kecil,dan nasi “ungkapnya pada media ini
Wali murid berharap semoga MBG di sapeken kedepannya lebih baik lagi sesuai dengan kebutuhan anak-anak
“Kan sudah ada bagian gizi makanan dan pengawasnya jadi kalau bisa harus lebih baik benar-benar bergizi” terangnya
Lebih lanjut wali murid tersebut mengatakan bahwa MBG yg diterima anaknya tidak ada daging ayamnya maupun ikan
“Kemaren anak saya MBG nya memang tidak ada daging ayamnya cuma telor lauknya sama tahu” tegasnya
Menurutnya dia lebih setuju kalau uangnya yang yang dikasi bukan berupa makanan “kalau jumlahnya apakah sampe 10 ribu atau 15 ribu saya kurang paham tapi bisa dilihat sendiri di foto yang beredar” tegasnya
Menindaklanjuti menu MBG tersebut,tim media ini menelusuri siapa kepala sppg tersebut,namun sampai berita ini di naikkan belum mendapatkan informasi yang detail





