MQK Hari Santri 2026 Sumenep Dibuka Wabup, Fokus Siapkan Santri Berilmu

Trending

SUMENEP, TERASINDO.CO – Gelaran Jalan-Jalan Sehat (JJS) Politik DPRD Sumenep yang dihadiri ribuan peserta dari berbagai kalangan ternyata membawa berkah tersendiri bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).
Di sepanjang rute dan area finish JJS, lapak-lapak pedagang kaki lima hingga UMKM lokal tampak diserbu pembeli. Dari penjual es, gorengan, minuman herbal hingga kaos dan mainan anak, semua kebanjiran pembeli.
Salah satunya dirasakan oleh Abbas, pelaku UMKM penjual es yang mangkal di area kegiatan JJS Politik DPRD Sumenep. Ia mengaku jualannya laku keras sejak pagi.
“Alhamdulillah, jualan es saya hari ini laku banyak sekali. Dari jam 5 pagi sudah ramai pembeli, padahal biasanya jam segini masih sepi. Gara-gara JJS Politik DPRD ini, dagangan saya habis lebih cepat,” ujar Abbas dengan wajah sumringah saat ditemui di lapaknya.
Menurut Abbas, ribuan peserta JJS yang datang sejak subuh membuat omzetnya naik berkali-kali lipat dibanding hari biasa. Cuaca pagi yang cerah dan ramainya peserta yang kehausan usai jalan sehat menjadi faktor dagangannya laris.
“Peserta JJS kan banyak, haus semua habis jalan. Jadi es saya laku terus. Terima kasih buat DPRD Sumenep yang sudah buat acara meriah seperti ini, UMKM seperti kami jadi ikut kecipratan rezeki,” tambahnya.
Fenomena serupa juga dirasakan pelaku UMKM lainnya. Banyak dari mereka mengaku sengaja datang lebih awal untuk membuka lapak karena sudah memprediksi JJS Politik DPRD Sumenep akan dihadiri massa besar.
Panitia JJS DPRD Sumenep memang sengaja memberi ruang bagi UMKM lokal untuk berjualan di area kegiatan sebagai bagian dari konsep politik yang humanis dan memberdayakan ekonomi rakyat.
Dengan begitu, JJS Politik tidak hanya menyehatkan masyarakat dan mempererat kebersamaan, tapi juga menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan di Sumenep.