Dari Daratan Hingga Kepulauan, Bupati Fauzi Ajak Masyarakat Bersatu Bangun Sumenep di Hari Jadi ke-757

SUMENEP, TERASINDO.CO.ID – Ribuan warga dari daratan hingga kepulauan tumpah ruah di kawasan Taman Potre Koneng, Sabtu (18/10/2026) malam, dalam puncak peringatan Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo hadir langsung bersama Wakil Bupati, jajaran Forkopimda, tokoh ulama, hingga perwakilan masyarakat dari 27 kecamatan, termasuk dari kepulauan Masalembu, Sapeken, dan Arjasa.

Dalam pidatonya, Bupati yang akrab disapa Cak Fauzi itu menegaskan bahwa Hari Jadi bukan sekadar seremoni tahunan. Lebih dari itu, momentum ini menjadi refleksi bersama untuk memperkuat persatuan dalam membangun daerah.

“Sumenep adalah anugerah besar dari Allah SWT yang harus kita rawat bersama. Kabupaten ini memiliki potensi luar biasa, mulai dari sumber daya alam, kebudayaan, hingga kearifan lokal yang menjadi kekuatan untuk menatap masa depan,” ujar Bupati Fauzi.

Bupati Fauzi mengatakan, tema Hari Jadi ke-757 tahun ini, “Songennep Jaja Rajja”, sengaja diusung untuk menggugah semangat kolaboratif dari seluruh lapisan masyarakat. Tema itu bermakna kejayaan Sumenep harus dibangun secara bersama-sama.
“Dari ujung Masalembu sampai Kota, dari Batang-Batang sampai Raas, kita semua adalah satu keluarga besar Songennep. Tidak ada pembangunan tanpa persatuan. Daratan dan kepulauan harus bergerak seirama,” tegasnya.
Menurutnya, semangat persatuan itu pula yang tercermin dalam berbagai rangkaian Calendar of Event Hari Jadi, mulai dari Festival Musik Tong-Tong se-Madura 2026 yang kembali masuk kalender Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 untuk kedua kalinya, hingga lomba-lomba budaya lainnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk meneladani nilai-nilai kepemimpinan Adipati Arya Wiraraja sebagai pendiri Kota Sumenep – pemimpin yang mempersatukan, bukan memecah belah.

Pada peringatan Hari Jadi ke-757 ini, Pemkab Sumenep juga menghadirkan program kerakyatan sebagai kado untuk masyarakat. Di antaranya program pemangkasan tunggakan PBB-P2 hingga 95 persen dan penghapusan denda yang berlaku hingga 31 Oktober 2026.

“Ini adalah bagian dari upaya pemerintah daerah menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan langsung masyarakat dalam momentum Hari Jadi,” jelasnya.

Bupati Fauzi berharap, dengan semangat kebersamaan, Sumenep akan mampu melaju lebih cepat menjadi kabupaten yang unggul, mandiri, dan sejahtera di ujung timur Pulau Madura.

“Perayaan Hari Jadi bukan sekadar peringatan masa lalu, melainkan pijakan untuk melangkah lebih jauh. Lewat persatuan, kita tunjukkan bahwa Sumenep bersatu, kuat, dan siap berlayar menuju kemajuan bersama,” pungkasnya.

Yuk Share

Berita Lainnya