BATAS WILAYAH HARUS JELAS! SDN Ambunten Barat III Hanya Mengandalkan Dusun Taroh, Jangan Dirampas!

Trending
Saya Moh Ali Hasan, selaku masyarakat yang peduli terhadap kemajuan dan kenyamanan bersama, ingin menyampaikan aspirasi penting terkait pembagian wilayah sekolah di Desa Ambunten Barat, khususnya antara SDN Ambunten Barat I (Dusun Durbugan) dan SDN Ambunten Barat III (Dusun Taroh).
๐ MASALAH YANG TERJADI
Saat ini terlihat adanya ketidakjelasan batas wilayah.
Banyak anak-anak yang berdomisili di Dusun Taroh justru bersekolah di SDN Ambunten Barat I (Durbugan), padahal di Dusun Taroh sendiri sudah berdiri SDN Ambunten Barat III yang tidak kalah bagus.
Hal ini menyebabkan sekolah di wilayah sendiri menjadi sepi, sementara sekolah tetangga menjadi terlalu padat dan tidak nyaman.
๐ง PANDANGAN SAYA
Saya ingin menegaskan satu hal yang sangat penting:
“Kualitas dan Kecerdasan Anak Didik BUKAN diukur dari mana ia bersekolah, melainkan dari potensi dan usaha anak itu sendiri.”
Baik SDN Ambunten Barat I maupun SDN Ambunten Barat III, keduanya memiliki standar yang sama dan pengajar yang profesional.
Tidak ada sekolah yang lebih “wah” atau lebih “rendah”. Anak yang pintar, mau belajar di mana saja ia akan tetap pintar dan berprestasi.
Jadi, tidak perlu ada alasan anak harus “nyebrang” ke dusun lain demi mencari sekolah yang dianggap lebih bagus, padahal kualitasnya setara
๐จโ๐ฉโ๐งโ๐ฆ PESAN KEPADA ORANG TUA / WALI MURID
Kepada Bapak dan Ibu orang tua sekalian,
Saya mohon berpikirlah secara cerdas dan dewasa.
Jangan mudah terpengaruh atau menuruti kemauan anak semata. Ingatlah, anak-anak itu masih kecil, mereka masih butuh bimbingan dan arahan orang tua.
Jangan sampai karena ikut-ikutan teman atau karena anak minta pindah, lalu Bapak/Ibu memutuskan menyekolahkan di tempat yang jauh, padahal di depan mata sudah ada sekolah yang bagus dan dekat.
Kitalah yang harus mengarahkan mereka, bukan malah mengikuti mereka.
โ ๏ธ PESAN KHUSUS KEPADA KEPALA SEKOLAH SDN AMBUNTEN BARAT I
Kepada Bapak/Ibu Kepala Sekolah SDN Ambunten Barat I, saya memohon dengan sangat untuk menggunakan kebijaksanaan dan hati nurani selaku pemimpin pendidikan.
Mohon jangan “menelan mentah-mentah” atau menerima murid seenaknya tanpa melihat batas wilayah.
Tindakan menerima murid dari luar zona secara terus-menerus, secara tidak langsung sama dengan ingin menenggelamkan atau mematikan sekolah tetangga (SDN Ambunten Barat III) yang ada di sebelahnya.
๐ PERBANDINGAN WILAYAH YANG HARUS DIPAHAMI
Mari kita lihat fakta di lapangan:
โ
SDN Ambunten Barat III
Hanya mengandalkan dan mengharapkan murid murni dari Dusun Taroh saja. Wilayahnya sempit, tidak punya wilayah lain.
โ
SDN Ambunten Barat I
Masih bisa menerima murid dari wilayah yang jauh lebih luas, yaitu masih bisa menjangkau dari Dusun Bajung Barat dan wilayah sekitarnya. Wilayah operasionalnya jauh lebih besar.
“Jadi kalau Bapak/Ibu Kepala Sekolah SDN Ambunten Barat I tetap tidak mau memikirkan hal ini, sungguh itu tindakan yang TIDAK BERHATI NURANI.
Sama saja secara sadar ingin MENENGGELAMKAN SDN Ambunten Barat III sampai mati dan tutup.”
Sekolah itu ibarat saudara kandung, harus saling menjaga dan saling mengisi, bukan saling memangsa atau mematikan satu sama lain. Mari kita maju bersama, bukan maju sendiri tapi mengorbankan yang lain.
๐ค PERMINTAAN KEPADA PEMANGKU KEBIJAKAN
Oleh karena itu, demi kenyamanan bersama, demi kemajuan kedua sekolah, dan demi efisiensi anak-anak (tidak perlu berjalan atau naik kendaraan jauh), saya meminta dengan sangat:
1.ย Segera ditetapkan Batas Wilayah (Zonasi) yang Jelas.
Anak yang lahir atau tinggal di Dusun Taroh, wajib/harus bersekolah di SDN Ambunten Barat III.
Anak yang di Dusun Durbugan dan Bajung Barat, bersekolah di SDN Ambunten Barat I.
โ
2.ย Dukungan Penuh dari Kepala Desa dan Dinas Pendidikan.
Mohon agar aturan ini ditegakkan dan disosialisasikan agar warga mengerti bahwa sekolah di dekat rumah itu sudah sangat cukup dan berkualitas.
โ PENUTUP
Dengan adanya pembagian wilayah yang jelas, maka:
โ
Anak-anak lebih aman dan dekat dari rumah.
โ
Kedua sekolah bisa maju berdampingan sesuai porsinya masing-masing.
โ
Tidak ada yang merasa kalah atau menang, karena yang terpenting adalah kualitas anaknya, bukan nama sekolahnya.
Demikian aspirasi ini saya sampaikan demi kebaikan bersama. Semoga segera ditindaklanjuti.
Hormat Saya,
MOH ALI HASAN
Tokoh Masyarakat Dusun Taroh
Desa Ambunten Barat