RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Rekrut Pegawai Non ASN 2026, Proses Seleksi Gratis

Trending
SUMENEP-Pemerintah Kabupaten Sumenep mencatatkan pencapaian signifikan dalam penanggulangan kemiskinan, setelah Bupati Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo bersama Wakil Bupati imam Hasyim menjabat selama satu tahun. Data resmi dari BPS menunjukkan angka kemiskinan turun sampai angka kemiskinan turun sebesar 0,76 persen dengan ribuan keluarga keluar dari garis kemiskinan.
Angka ini bukan sekadar statistik, melainkan cerminan dari kebijakan yang menitikberatkan pada kesejahteraan rakyat.
Strategi yang menjadi kunci keberhasilan adalah Pemberdayaan ekonomi lokal dan Pendirian lebih kelompok usaha mikro (UMKM) dengan bantuan modal kerja dan pelatihan keterampilan seperti kerajinan tangan, pertanian organik, dan usaha kuliner.
Infrastruktur yang mendukung yaitu Pembangunan dan perbaikan sehingga memudahkan masyarakat dalam menjalankan aktivitas ekonomi.
Bupati Fauzi menegaskan, capaian ini lahir dari intervensi sosial yang tepat sasaran, penguatan UMKM, serta perlindungan bagi kelompok rentan.
“Penurunan kemiskinan bukan hanya angka, tetapi wujud nyata dari kerja keras pemerintah bersama masyarakat,” ujar Fauzi.
Program pemberdayaan ekonomi berbasis desa, bantuan sosial yang tepat, hingga dukungan bagi sektor produktif menjadi kunci di balik transformasi ini.
Namun, Fauzi menekankan bahwa perjalanan masih panjang. Stabilitas harga kebutuhan pokok, penciptaan lapangan kerja, dan penguatan ekonomi lokal menjadi tantangan yang harus dihadapi agar tren positif ini berlanjut.
Momentum satu tahun kepemimpinan ini menegaskan pesan optimisme: ketika kebijakan berpihak pada rakyat, harapan bisa naik bersamaan dengan penurunan kemiskinan.
“target pemerintah bukan hanya soal angka kemiskinan turun,tapi,untuk mensejahterakan masyarakat,dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat”jelasnya