Pesan Wabup Imam Hasyim untuk ASN Sumenep: Bekerja Tidak Harus Diperintah, Disiplin Tidak Harus Diawasi

SUMENEP – Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim, S.H., M.H., memberikan pesan tegas kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Non-ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk membangun etos kerja yang mandiri dan bertanggung jawab.

Pesan tersebut disampaikan saat memimpin apel gabungan di Halaman Kantor Bupati Sumenep.

Menurut Wabup, ada tiga nilai utama yang harus menjadi pedoman setiap abdi negara. Disiplin tidak harus diawasi, bekerja tidak harus diperintah, karena itu disiplin harus tumbuh dari kesadaran diri.

“Kami mengharapkan ASN dan non ASN untuk disiplin dalam menjalankan tugas dan kewajibannya, salah satunya masuk dan pulang kantor tepat waktu sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Wabup Imam Hasyim.

Ia menegaskan, setiap ASN telah memiliki tugas dan tanggung jawab yang tertuang dalam kontrak kerja masing-masing. Oleh sebab itu, pekerjaan hendaknya dilaksanakan dengan penuh kesadaran tanpa harus menunggu perintah dari atasan.

“Jangan menunggu teguran dari pimpinan untuk meningkatkan kedisiplinan. Bangun kebiasaan kerja yang tertib tanpa harus menunggu pemeriksaan dari tim pengawas,” tegasnya.

Wabup juga mengingatkan, aparatur pemerintah yang disiplin melaksanakan tanggung jawabnya menjadi salah satu aspek penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Bagi Wabup Imam Hasyim, jabatan bukanlah sekadar kekuasaan, melainkan amanah dari Allah SWT yang harus disyukuri dan dipertanggungjawabkan.

“Hari ini adalah hari perkenalan saya dengan seluruh ASN di Kabupaten Sumenep. Yang terbaik yang bisa kita lakukan adalah mensyukurinya dengan menjalankan tugas sebaik mungkin,” tuturnya.

Ia juga meminta ASN untuk tidak meninggalkan kantor di jam kerja tanpa keterangan dari pimpinan masing-masing dan fokus melayani masyarakat dengan diawali disiplin waktu.

Wabup menambahkan, kedisiplinan tersebut akan menjadi acuan evaluasi, termasuk melalui absensi digital. ASN yang kurang disiplin akan diberikan pembinaan berupa teguran tertulis.

“Kita berikan peringatan, sudah kita cek ada beberapa orang belum masuk kerja dan ke depan kita ingatkan berupa surat peringatan,” pungkasnya.

Yuk Share

Berita Lainnya