Kepala DKPP Sumenep: Penjualan Perdana Tembakau Prancak 95 Langkah Nyata Kesejahteraan Petani

SUMENEP – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep memberangkatkan penjualan perdana hasil panen tembakau varietas lokal Prancak 95 kepada mitra PT Djarum di Kabupaten Pamekasan.

Kepala DKPP Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung pemasaran hasil panen tembakau petani Sumenep, khususnya tembakau varietas lokal Prancak 95 yang selama ini dikenal sebagai salah satu varietas unggulan daerah.

“Alhamdulillah pada siang hari ini, kami dari DKPP Kabupaten Sumenep mewakili yang terhormat Bapak Bupati telah memberangkatkan penjualan perdana hasil panen tembakau dengan varietas lokal yang sudah dikenal dan menjadi kebanggaan Sumenep, yaitu varietas lokal Prancak 95,” ujar Chainur Rasyid. Kamis (20/08).

Menurut Chainur, hasil panen tersebut dikirim kepada mitra PT Djarum yang berada di Pamekasan. Ia berharap pemasaran tembakau melalui mitra tersebut dapat memberikan peluang yang lebih baik bagi petani, terutama dari sisi harga dan kualitas hasil produksi yang sesuai dengan kebutuhan pasar.

“Tujuan daripada penjualan yaitu ke mitra, mitra PT Djarum yang ada di Pamekasan. Semoga saja yang diinisiasi oleh APTI (Asosiasi Petani Tembakau Indonesia) yang tergabung dalam APTI Petani Tembakau Kabupaten Sumenep khususnya, semoga semakin maju dan semakin sejahtera dengan harga yang sangat meningkat dan kualitas yang diharapkan oleh pasar,” katanya.

Chainur juga menyampaikan apresiasi kepada Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI), khususnya petani tembakau Kabupaten Sumenep, yang telah menginisiasi kegiatan penjualan tersebut.

Ia menyebutkan, pada pengiriman perdana itu terdapat tiga kendaraan pikap dengan total muatan sekitar 3,5 ton. Selain itu, terdapat dua kendaraan pikap dari wilayah Guluk-Guluk yang juga ikut dalam pengiriman hasil panen.

“Selamat pada APTI dan sukses. Tidak hanya hari ini, di mana hari ini sudah memberangkatkan 3 pikap dengan kuantitas 3,5 ton dan juga dari Guluk-Guluk 2 pikap,” ujar Chainur.

Ia menambahkan, berdasarkan informasi dari Ketua APTI Kabupaten Sumenep, pengiriman berikutnya direncanakan kembali dilakukan pada Minggu dengan jumlah yang lebih besar.

“Insyaallah katanya Ketua ini, Mas Yakin, hari Minggu akan diberangkatkan lagi dengan jumlah kuantitas yang lebih besar lagi,” katanya.

Menurut Chainur, pengiriman tembakau varietas Prancak 95 kepada mitra PT Djarum akan terus dilakukan. Ia menyebut mitra tersebut selama ini telah menerima varietas Prancak 95.

“Dan terus kita akan mengirimkan ke mitra-mitra Djarum yang memang selama ini sudah selalu menerima varietas Prancak 95 dengan baik,” ujarnya.

Chainur berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat bagi para petani yang tergabung dalam APTI Kabupaten Sumenep serta mendukung peningkatan kesejahteraan petani tembakau.

“Sekali lagi terima kasih pada Mas Yakin yang telah berinisiatif. Semoga ke depan para petani yang tergabung dalam Asosiasi Petani Tembakau Indonesia Kabupaten Sumenep semakin maju dan sejahtera,” katanya.

Ia kemudian menyampaikan harapan agar petani tembakau Sumenep terus berkembang seiring dengan terbukanya akses pemasaran hasil panen.

“Petani jaya, Sumenep makmur,” pungkas Chainur Rasyid.

Yuk Share

Berita Lainnya